9 Alasan Kenapa MotoGP 2017 Bisa lebih Keren dari 2016..

Di musim lalu, memang MotoGP menciptakan rekor dengan memperoleh sembilan kali kemenangan oleh pembalap berbeda. Akan tetapi MotoGP 2017 bisa jadi lebih keren dengan hal-hal berikut ini.

1. Lorenzo Di Ducati - Dan Ducati Berada Di Barisan Depan
Musim 2016 adalah musim terbaik Ducati sejak tahun 2010 lalu. Pabrikan Italia ini dapat kembali berhasil meraih dua kemenangan dan konsisten meraih podium setelah melewati musim-musim yang sulit. Sekarang di musim 2017 ini, Juara dunia 5 kali, Jorge Lorenzo bergabung dalam team. Berpasangan dengan Dovi, Lorenzo akan berusaha bertujuan untuk menjadi juara dunia dengan pabrikan Italia tersebut. Dengan hasil positif di test Valencia, Lorenzo bisa saja membuat 'headline' di musim 2017 ini.

2. Vinales Di Yamaha - Dan Berpasangan Dengan Rossi
Pembalap yang berhasil memimpin test pra musim di Sirkuit Valencia adalah Maverick Vinales. Menjadi  Juara seri Di kelas MotoGP untuk pertama kalinya pada GP Inggris 2016, Juara Dunia Moto3 2013 ini di musim 2017 ini bisa jada menjadi ancaman mematikan. Apalagi di Yamaha, Vinales berpasangan dengan 9 kali juara dunia, Valentino Rossi yang mana juga lagi mengejar gelar juara dunia ke10 nya di 2017 ini.

3. Parbikan Baru: KTM Ikut MotoGP
Setelah wildcard si GP Valencia 2016 dengan Mika Kallio sebagai pembalapnya. Di musim 2017 ini, Pabrikan asal Austria ini akan mengandalkan Pol Espargaro dan Bradley Smith. Dengan kerangka tubular unik tentu sudah membuatnya menonjol. Ddengan data-data yang peroleh selama test dan pengalaman saat membalap, Proyek ini sangat menarik untuk dinantikan gebrakannya.

4. Suzuki: Iannone di Pabrikan Yang Bisa Menang Lainnya
Kemenangan Vinales di GP Inggris 2016 lalu memberikan Suzuki kemenangan pertama sejak kembali ikut MotoGP di 2015 lalu, dan kemenangan pertama sejak Musim 2007 lalu. Dengan motor yang menunjukkan progres yang baik untuk meraih top five, podium, dan penantang barisan depan, Andrea Iannone menjadi pembalap yang sangat menarik untuk diperhatikan. Bersanding dengan Rookie, Alex Rins, Iannone akan berusaha keras untuk mempertahan kemenangannya di 2016 dan dia yakin mampu untuk melakukannya.

5. Winglet Over, Tantangan Baru untuk Para Pabrikan
Fakta menarik tentang kemenangan Pedrosa di GP San Marino 2016 adalah tanpa menggunakan winglet di motornya. Inovasi yang dibuat mengatasi masalah aerodinamika sekarang sudah dibanned. Hal tersebut memberikan tantangan kepada Pabrikan-pabrikan yang berlaga. Terutama Ducati dengan pertanyaan besar, bagaimana performa mereka tanpa 'Sayap' tersebut di musim 2017 ini.

6. Moto2: Anak Baru
Di kelas Moto2, banyak pembalap pendatang baru, yaitu juara dunia Moto3 2016, Brad BInder yang bergabung dengan Red Bull KTM Ajo, Francesco Bagnaia naik kelas dengan tim SKY VR46 Moto2 milik Rossi bersama Sefano Manzi, Dan Khairul Idham Pawi yang bergabung dengan Idemitsu Honda Team Asia,

Lalu ada juga, Fabio Quartataro dan Jorge Navvaro. Quartataro bergabung dengan Paginas Amarillas HP40, sedangkan Navvaro bergabung dengan Federal Oil Gresini Moto2. Nama lainnya adalah, Andrea Locatelli dan juara Supersport Eropa 2016, Axel Bassani.

7. Moto3: Anak Baru dan Pembalap yang kembali datang
Kelas Moto3 juga memperoleh pembalap pendatang baru, namun berita besar datang Romano Fenati yang kembali dengan tim Ongetta-Rivacold, Nicolo Antonelli bergabung dengan tim juara, Red Bull KTM Ajo, serta Enea Bastianini pindah ke Estrella Galicia 0,0. Juara dunia CEV Moto3 2016, Lorenzo Dalla Porta, juga akan kembali bersama Mahindra.

Di musim 2016, perebutan Rookie of the year kadang-kadang juga membuat para rookie meraih kemenangan dan podium. Dan dengan pengalaman para rookie 2016 di musim lalu, mereka pasti akan siap untuk menghadapi musim spektakuler di Moto3 2017 ini.

8. MotoGP: 4 Wajah baru..
Di kelas MotoGP, ada empat wajah baru di musim 2017 ini. Juara dunia Moto2 2017, Johann Zarco akan bergabung dengan Monster Yamaha Tech 3 bersanding dengan rivalnya di Moto2, Jonas Folger. Penantang gelar juara Moto2 2016 lalu, Alex Rins juga naik kelas bersama Team Suzuki Ecstar dan Sam Lowes bersama Aprilia Racing Team Gresini. Test pra musim menunjukkan bahwa Rins dan Lowes masih kesulitan dan mengalami beberapa kecelakaan berbanding terbalik dengan Zarco dan Folger. Pertarungan Rookie of the year di musim 2017 ini pastinya akan berlangsung seru.

9. Tim Satelit di Barisan Depan
Sebelum musim 2016, Toni Elias adalah pembalap terakhir yang bisa juara dengan tim satelit di GP Portugal 2006. Setelah Jack Miller berhasil meraih kemenangan di GP Belanda 2016 dan juga Cal Crutchlow yang juga berhasil meraih kemenangan di GP Ceko dan GP Australia, ini adalah waktu yang tepat untuk team satelit mendaptkan motivasi untuk mengganggu para tim pabrikan. 
Powered by Blogger.