Kabar Terbaru

MotoGP Legend: Daijiro Kato

Diawal karirnya dia hanya ikut balapan dengan status wildcard, dia berhasil menang dan menapaki podium, Namun tak disangka di sirkuit yang sering ditaklukkannya itulah pada tahun 2003 ia mengakhiri karir dan hidupnya. Ya, dialah Daijiro Kato.

Keikutsertaan Daijiro Kato di ajang Moto Grand Prix dimulai pada tahun 1996 dengan tampil saat GP Jepang. Kato mendapat kesempatan sebagai rider wild card di kelas 250cc. Meski baru pertama kali tampil, Kato langsung naik podium ke-3. Musim berikutnya, 1997, dia kembali dipercaya ikut tampil di ajang yang sama, kali ini berakhir dengan naik podium puncak. Namun kesuksesan ini belum membuatnya mendapat tempat di ajang balap motor kelas dunia itu sebagai rider tetap. Begitupun setelah di tahun 1998, DK sukses meraih pole position dan menjadi juara seri di seri Suzuka, dia masih berstatus rider wild card. Uniknya, meski di tahun 1999 hanya finish di posisi ke-5, Kato justru mendapatkan kontrak sebagai rider penuh untuk musim 2000.

Musim penuh pertamanya di kelas 250cc dilalui dengan sangat memuaskan. Meski berstatus rookie namun Kato bisa ikut bersaing di barisan depan dengan duo rider Yamaha, Olivier Jacque dan Shinya Nakano. Di kelasemen akhir Kato bertengger di posisi ke-3.

Berbekal pengalaman satu musim penuh di kelas 250cc, Daijiro Kato tampil mendominasi musim 2001. Dengan prestasi sekali naik podium ke-3, 1 kali runner-up dan 11 kali juara seri membuat dua rider Aprilia yang menjadi pesaing terdekatnya saat itu, Tetsuya Harada dan Marco Melandri tak mampu membendung sang pendekar samurai untuk meraih gelar juara dunia.
Kato saat merayakan juara dunia pertamanya di kelas 250cc pada 2001.

Tahun 2002 petualangan rider yang menaruh gambar burung hantu pada helmnya itu berlanjut ke kelas MotoGP bersama dengan teamnya, Honda Gresini. Pada seri-seri awal Kato harus puas menggunakan motor NSR500 (rider pabrikan Honda saat itu sudah menggunakan motor 4 tak RC211V). Walau begitu Kato tetap bisa naik podium ke-2 di Spanyol (Jerez). Saat diberi kesempatan menggunakan RC211V di pertengahan musim, tepatnya saat MotoGP Brno-Ceko, Kato langsung menyabet posisi runner-up.

Secara keseluruhan musim 2002 dilalui Kato dengan cukup fantastis dengan finish diposisi ke-7 pada kelasemen akhir. Gelar rookie of the year pun jatuh ketangannya. Kato pun semakin diperhitungkan di kelas puncak MotoGP. Publik Jepang yang sudah lama menantikan munculnya calon juara, menaruh harapan besar pada sosok Daijiro Kato.

Musim 2003 menjadi musim pertama Kato memiliki rekan satu team. Saat itu dia ditandemkan dengan rider Spanyol, Sete Gibernau. Dari serangkaian sesi uji coba pra musim yang telah berlangsung, Kato menunjukkan grafik peningkatan performa. Harapan warga negeri Jepang untuk memiliki juara dunia dikelas MotoGP semakin menjulang.

Namun takdir ternyata berkata lain. Seri perdana MotoGP 2003 yang berlangsung di sirkuit Suzuka-Jepang menjadi akhir karir dari Kato. Sebuah kecelakaan misterius telah merenggut nyawanya. Daijiro Kato menghembuskan nafas terakhirnya pada 20 April 2003 setelah gagal berjuang melewati masa kritis pasca kecelakaan. Dia pergi meninggalkan Makiko (isterinya), Ikko putranya serta putrinya Rinka, pergi meninggalkan warga Jepang yang begitu mengidolakannya, pergi meninggalkan MotoGP Mania seluruh dunia untuk selama-lamanya.

Statistik balap Daijiro Kato di ajang MotoGP:

Statistics

SeasonCategoryStarts1st2nd3rdTot.PolesBikePointsPos.
2003MotoGP100000Honda0
2002MotoGP1602021Honda1177
2001250cc161111136Honda3221
2000250cc1642393Honda2593
1999250cc100000Honda1120
1998250cc110011Honda2520
1997250cc110010Honda2519
1996250cc100110Honda1623