Kabar Terbaru

MotoGP Legend: Barry Sheene

Tahukah semua para GPMania siapa yang pertama kali juara dunia dengan Motor Suzuki? Ya Jawabannya adalah Barry Sheene. Dia sukses menjadi juara kelas 500cc pada tahun 1976 dan 1977. Dia merupakan juara dunia terkahir di MotoGP yang berasal dari Inggris sebelum Danny Kent mmenjuarai kelas Moto3 musim ini.

Barry Sheene lahir di London-Inggris pada 11 September 1950. Debutnya di GP Motor dimulai pada tahun 1971. Tak tanggung-tanggung, Barry turun di tiga kelas sekaligus, 50cc, 125cc dan 250cc. Masing-masing dengan motor yang berbeda. Kreidler untuk kelas 50cc, Suzuki untuk kelas 125cc dan Derbi untuk kelas 250cc. Hasil terbaiknya diraih pada kelas 125cc sebagai runner-up di kelasemen akhir. Musim berikutnya Barry memutuskan konsentrasi di kelas 250cc saja dengan motor Yamaha. Sayang prestasinya hanya sebatas peringkat 13. Dia pun akhirnya absen di dua musim berikutnya.

Sheene baru mendapat kesempatan menjajal kelas paling bergengsi GP500 di musim 1974 bersama Suzuki. Dan selama dua tahun berturut-turut Barry konstan berada di posisi 6 klasemen. Pada tahun 1975 rider bernomor 7 itu mengalami kecelakaan di sirkuit Daytona. Kecelakaan akibat pecah ban itu nyaris menamatkan karirnya.

Setelah beristirahat hingga sembuh dari cedera, Barry Sheene tampil meyakinkan di musim berikutnya. Pada tahun 1976 itulah Barry berhasil meraih gelar juara dunia diatas motor Suzuki. Sheene menjadi rider Inggris ke-6 yang berhasil menjadi juara dunia GP Motor. Dan menjadi rider Inggris pertama yang menjadi juara dunia dengan motor non-Eropa. Atas prestasinya itu pula Sheene mendapat anugerah medali kehormatan dari kerajaan Inggris. Dan ketika berhasil mempertahankan gelar juaranya pada musim 1977, Barry Sheene mendapat kehormatan sebagai bangsawan Inggris.

Dua musim berikutnya, prestasi Sheene bersama Suzuki kian menurun. Musim 1978 berakhir di posisi runner-up dan musim berikutnya turunn ke peringkat ke-3. Kenyataan ini membuat Sheene memutuskan pindah ke Yamaha pada musim 1980 walau hanya di team satelit. Baru di musim berikutnya Sheene bergabung dengan team pabrikan Yamaha bersanding dengan Kenny Roberts, Sr.  Juara dunia 3 kali berturut-turut (1978-1980).

Menggabungkan dua juara dunia dalam satu team ternyata tak membuat Yamaha jadi team tangguh. Walau secara pribadi tak ada masalah antar mereka berdua, kedua juara dunia itu bersaing ketat di lintasan. Perang saudara ini akhirnya dimanfaatkan oleh Suzuki yang berhasil mencuri gelar di musim 1981-1982. Pada musim 1982 Sheene kembali mengalami cedera akibat kecelakaan di sirkuit Silverstone. Tahun 1983 Sheene memutuskan kembali ke Suzuki. Namun karena kondisi fisiknya sudah tak fit lagi membuatnya susah bersaing dengan rider lain. Barry Sheene akhirnya memutuskan pensiun di akhir musim 1984.

Rossi pernah mengenakan helm khusus yang merupakan replika helm Barry Sheene. Rossi juga sempat melakukan selebrasi dengan membawa bendera bertuliskan angka 7 di sirkuit Philip Island. Semua dilakukannya pada tahun 2003. Tahun saat MotoGP kehilangan salah satu rider terbaiknya. Barry Sheene meninggal dunia pada 10 Maret 2003 di Gold Coast-Australia. setelah gagal melawat penyakit kanker. Barry meninggalkan seorang istri dan dua orang anak serta jutaan MotoGP Mania seluruh dunia.

Statistik balap Barry Sheene di ajang MotoGP:
SeasonCategoryStarts1st2nd3rdTot.PolesBikePointsPos.
1984500cc1200110Suzuki346
1983500cc1000000Suzuki914
1982500cc604261Yamaha685
1981500cc1111131Yamaha724
1980500cc500000Yamaha1015
1979500cc1132163Suzuki873
1978500cc1120570Suzuki1002
1977500cc961077Suzuki1071
1976500cc651064Suzuki721
1975500cc320023Suzuki306
1974500cc301120Suzuki306
1972250cc200110Yamaha1813
1971250cc100000Derbi533
1971125cc932490Suzuki792
197150cc210010Kreidler236
1970125cc101010Suzuki1213