Kabar Terbaru

MotoGP Austin 2014 Dalam Angka

Seri ke-dua di tahun ini akan berlangsung pada minggu nanti. Berikut ini adalah angka-angka menarik yang berkaitan denga GP Austin.

333 - Total gabungan kemenangan para rider yang memulai pada GP Qatar adalah 333. Ini merupakan rekor baru untuk jumlah agregat kemenangan terbesar bagi rider yang memulai balapan GP. rekor sebelumnya untuk jumlah agregat kemenangan terbesar bagi rider yang memulai balapan GP. adalah 332, pada GP Aragon 2011.

262 - Valentino Rossi mencatat rekor baru, finis dengan meraih poin untuk kali ke-262, setelah finis kedua di GP Qatar. Rekor sebelumnya dipegang Loris Capirossi yakni 261 kali finis dengan meraih poin, sepanjang 22 tahun karier balapnya.

250 - Kemenangan Marc Marquez di Qatar adalah kemenangan ke-250 Honda di kelas premier. Honda adalah produsen mesim pertama yang mencapai sukses ini. Yamaha menyusul di urutan dua dengan 201 kemenangan.

33 - Dominique Aegerter gagal finis pada balapan Moto2 di Qatar setelah 33 balapan secara beruntun selalu meraih poin. Sebelumnya, kali terakhir dia finis tanpa meraih poin adalah pada seri pembuka musim 2012 di Qatar. Ketika itu dia finis ke-18.

9 - Tahun lalu, pada GP Americas pertama di MotoGP, pebalap Amerika Serikat yang meraih hasil terbaik adalah Nicky Hayden, di urutan sembilan.

8 - Delapan race terakhir di America semuanya dimenangkan oleh Rider Honda. Pembalap non-Honda yang terakhir kali menjuara GP di America adalah Jorge Lorenzo, di Laguna Seca pada tahun 2010.

6 - Pada hari balapan di Austin, Minggu (13/4/2014) akan tepat enam tahun saat Jorge Lorenzo meraih kemenangan pertama di MotoGP pada GP Portugal 2008 yang merupakan balapan ketiganya di kelas premier.

6 - Finis keenam Sam Lowes pada Moto2 di Qatar 2014 merupakan hasil terbaik yang diraih seorang rookie asal Inggris di kelas menengah dalam 40 tahun, sejak Peter McKinley finis ketiga di balapan 250cc Isle of Man TT 1974.

0.586 detik - Enam pebalap Moto3 yang menyelesaikan balapan paling cepat di Qatar hanya terpisah 0,586 detik. Hanya sekali terjadi sepanjang 65 tahun grand prix di kelas Moto3/125cc ada enam pebalap yang finis dengan jarak lebih kecil, yakni pada 125cc Italia 2008 yang dimenangi Simone Corsi. Enam pebalap pertama finis dengan selisih hanya 0,490 detik.